GAMBARAN PUSKESMAS ALAK

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Alak terletak di jalan Sangkar Mas No.1A Kota Kupang. Kecamatan Alak masuk dalam wilayah Kota Kupang. Puskesmas Alak menempati lokasi di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sejak awal berdirinya sampai dengan sekarang, Puskesmas Alak telah mengalami peningkatan, baik fisik bangunan, sarana dan prasarana Puskesmas, status hingga peningkatan sumber daya manusia.

SEJARAH PUSKESMAS ALAK

Pada tahun 1990 dr.Edi Lamanepa selaku Kepala Dinkes Kota Administratif Kupang memandang wilayah pelayanan Puskesmas Kupang Kota terlalu luas sehingga membuat keputusan untuk mendirikan sebuah Pustu di kelurahan NBS. Ibu Rosalia Ama, seorang perawat ditempatkan di Pustu NBS di jalan Pahlawan. Pada bulan Mei 1990, ditempatkan seorang bidan yaitu ibu Agnes G Lema untuk membantu ibu Rosalia Ama. Pada tahun 1992 telah didirikan Pustu Namosain, ibu Rosalia Ama dipindahkan ke Pustu Namosain. Pada bulan Februari 1993, Pustu NBS mendapat tambahan tenaga perawat yaitu ibu Endang Susilowati.

Bertepatan dengan rencana pemerintah mengalihkan status Kota Administratif menjadi Kota Madya dan kunjungan di Pustu NBSmeningkat pesat maka Pustu NBS dipersiapkan menjadi puskesmas induk, berpisah dari Puskesmas Kupang Kota.

Persiapan Pustu NBS menjadi puskesmas induk dengan penunjukan dr.Gunawan Arifin menjadi kepala Puskesmas dan penambahan tenaga yaitu :

  1. Antonius Riberu (perawat)
  2. Raden Sugeng Asmadi (kesling)
  3. Kaswainih (kesling)
  4. (Almh.) Wiwin Puspita Windi Astuty (asisten apoteker)
  5. (Almh.) Yuliana Dai Muke (perawat)

Walaupun telah menjadi puskesmas induk, Pustu NBS belum memiliki gedung. Atas kegigihan dr.Gunawan Arifin maka pemerintah kelurahan NBS menunjuk lahan tempat berdiri Puskesmas Alak saat ini di jalan Sangkar Mas menjadi lokasi dibangunnya Puskesmas Alak. Gedung puskesmas mulai dibangun tahun 1994 dan selesai tahun 1995.

Pergantian Kepala Puskesmas di Puskesmas Alak :

  1. Tahun 1994 : dr.Gunawan Arifin dipindahkan ke Puskesmas Oebobo, posisi digantikan oleh dr.Yoseph Usen Aman
  2. Tahun 1996 : dr.Yoseph Usen Aman dipindahkan ke Puskesmas Oebobo menggantikan dr.Gunawan Arifin yang melanjutkan sekolah spesialis Jantung, posisi digantikan oleh dr.Hendrik Jojana
  3. Tahun 1998 : dr.Hendrik Jojana dipindahkan ke Puskesmas Oebobo menggantikan dr.Yoseph Usen Aman yang diangkat menjadi Kepala RSU Kalabahi, posisi digantikan oleh dr.Maya Manubulu
  4. Tahun 2004 : dr.Maya Manubulu melanjutkan sekolah mengambil spesialisasi Anak, posisi digantikan oleh drg.Yohana Fransiska Ikasasih
  5. Tahun 2008 : posisi drg.Yohana Fransiska Ikasasih digantikan oleh dr.Linda Arintawati
  6. Tahun 2010 : dr.Linda Arintawati digantikan oleh Plt drg.Rima Tallo
  7. Tahun 2010 (November) : Plt drg.Rima Tallo digantikan oleh dr.Trio Hardhina
  8. Tahun 2015 : dr.Trio Hardhina digantikan oleh dr.Maria Immaculata Husni hingga saat ini.

 

Puskesmas Alak memiliki 9 Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu Pustu Alak/Tenau yang terbagi menjadi Pustu Tenau 1 dan Pustu Tenau 2, Pustu Penkase, Pustu Namosain, Pustu Nunbaun Delha, Pustu Nunhila, Pustu Fatufeto, Pustu Mantasi dan Pustu Manutapen.

Pada tahun 2015, Pustu Manutapen berubah status menjadi puskesmas induk dengan dua pustu yaitu Pustu Fatufeto dan Pustu Mantasi.

 

Wilayah kerja Puskesmas Alak pada saat ini terdiri dari 6 kelurahan yaitu kelurahan Alak, Nunhila, Nunbaun Delha, Nunbaun Sabu, Namosain dan Penkase-Oeleta. Kelurahan dengan wilayah terluas adalah kelurahan Alak dan kelurahan dengan wilayah terkecil adalah kelurahan Nunhila.

Wilayah kerja Puskesmas Alak yang memiliki penduduk terbanyak adalah kelurahan Namosain dan yang memiliki penduduk paling sedikit adalah kelurahan Nunhila.

Wilayah kerja Puskesmas Alak dengan kepadatan tertinggi adalah kelurahan Nunbaun Delha (8.341 jiwa per km2) sedangkan kepadatan terendah adalah kelurahan Penkase (725 jiwa per km2).

KONDISI GEOGRAFIS 

Kecamatan Alak merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Secara geonologis :

  1. Sebelah Utara :berbatasan dengan Teluk Kupang
  2. Sebelah Selatan:berbatasan dengan Kecamatan Kupang Barat/ Kecamatan Maulafa
  3. Sebelah Timur :berbatasan dengan Kecamatan Kelapa Lima/ Kecamatan Oebobo
  4. Sebelah Barat :berbatasan dengan Kabupaten Kupang, Kecamatan Kupang Barat

Kecamatan Alak merupakan daerah dengan iklim tropis, suhu udara max 350C. Daerah selatan berada di ketinggian 100 – 250 meter di atas permukaan laut dan daerah utara berada di ketinggian 0 – 50 meter di atas permukaan laut.Secara topografi permukaan tanah di Kecamatan Alak terdiri dari batu-batuan karang dan tidak rata, dengan tanah berwarna merah dan putih.

 

WILAYAH ADMINISTRASI

Secara administrasi, Kecamatan Alak terdiri dari 12 kelurahan. Kelurahan dengan wilayah terluas adalah kelurahan Naioni dan kelurahan dengan wilayah terkecil adalah kelurahan Mantasi.

 

KEPENDUDUKAN 

Jumlah penduduk Kecamatan Alak pada tahun 2015 berdasarkan data Proyeksi Penduduk Akhir Tahun 2015 sebanyak 59.948 jiwa, yang terdiri dari 31.108 laki-laki dan 28.840 perempuan.

Kelurahan dengan jumlah penduduk terbanyak adalah kelurahan Namosain sedangkan kelurahan dengan jumlah penduduk paling sedikit adalah kelurahan Mantasi.

Dengan luas wilayah 86,91 km2, maka kepadatan penduduk Kecamatan Alak rata-rata  690 jiwa per km2. Kelurahan dengan kepadatan paling tinggi adalah kelurahan Fatufeto (13.022jiwa per km2) sedangkan kelurahan dengan kepadatan paling rendah adalah kelurahan Naioni (64 jiwa per km2).