GADGET, REMAJA KEKINIAN HARUS TAHU INI Featured

Ditulis Oleh | Kamis, 26 Juli 2018 07:15 | Dibaca : 48 Kali | Terakhir Diperbaharui : Jumat, 27 Juli 2018 04:04
gadget & remaja gadget & remaja pixabay

Dampak Penggunaan Gadget terhadap Remaja


Perkembangan ilmu dan teknologi saat ini berdampak pada munculnya berbagai peralatan baru dengan spesifikasi yang modern untuk memudahkan orang khususnya dalam berkomunikasi.  Media komunikasi diatas termasuk dalam jenis-jenis gadget yang beredar luas di masyarakat. Gadget ini menawarkan berbagai jenis aplikasi yang menyajikan berbagai hiburan, infomasi, pengetahuan, berita dan jejaring sosial yang dapat mendukung hobi seseorang. Pengguna gadget saat ini tidak hanya pada masyarakat golongan atas saja tetapai sudah mejangkau masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah.

Data kementrian komunikasi dan informasi Republik Indonesia memperkirakan pada tahun 2018 yang akan datang pengguna gadget > 100 juta orang dari 250 juta masyarakat Indonesia sehingga menjadikan Indonesia sebagai pengguna aktif gadget urutan ke 4 terbesar di dunia setelah Cina, India dan Amerika Serikat. Pengguna gadget di Indonesia pada tahun 2016 mencapai 25 % dari total 65 juta penduduk Indonesia (Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan dan Informatika Indonesia, 2016).

Fenomena yang ditemukan saat ini, gadget  tidak hanya dimiliki oleh orang dewasa tetapi juga banyak ditemukan pada anak dan remaja.  Pengguna internet anak-anak dan remaja di Indonesia pada tahun 2014 sebanyak 30 juta orang, dan media digital saat ini menjadi pilihan utama saluran komunikasi yang mereka gunakan (Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan dan Informatika Indonesia. 2014).

Tingkat popularitas gadget di kalangan anak dan remaja tidak terlepas dari karakteristik gadget yang memang menarik. Gadget menyajikan dimensi-dimensi gerak, suara, warna, dan lagu sekaligus dalam satu perangkat, hal ini tentu saja tidak didapatkan pada media lain, seperti buku, majalah, dan sebagainya. Selain itu, materi yang disajikan di dalam gadget sangat bervariasi. Anak atau Remaja dapat mengakses informasi sekaligus hiburan di dalam gadget miliknya, sehingga membuat mereka betah menjalankan gadget-nya berjam-jam.

 

Dampak penggunaan gadget antara lain :

Dampak Positif

  1. Peningkatan prestasi belajar : Remaja menggunakan gadgetnya untuk browsing berbagai sumber informasi secara cepat dan akurat terkait dengan pelajaran yang sedang dipelajari saat ini
  2. Memperluas jaringan persahabatan. Dengan menggunakan HP siswa bisa menambah teman dengan mudah melalui telepon langsung atau pesan singkat (SMS)
  3. Menambah uang saku melalui bisnis online, video bloger (Vlog).
  4. Meningkatkan kemampuan bersosialisasi remaja dengan keluarga, teman, saudara maupun orang lain yang baru dikenalnya.

Dampak Negatif

  1. Kesulitan dalam bersosialisasi dan menjalin relasi dengan orang-orang disekitarnya : Remaja pengguna aktif gadget dan terlalu sering menggunakan gadget akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadgetnya. Hal ini mengakibatkan remaja hanya focus pada dirinya sendiri dan mengacuhkan interaksi dan komunikasi dengan orang lain secara langsung.
  2. Sulit berkonsentrasi dengan dunia nyata
  3. Remaja menjadi malas gerak dan malas beraktivitas : Pengguna gadget aktif umumnyaremaja yang aktif dengan gadget lebih memilih untuk duduk diam didepan gadget dan lebih menikmati dunia yang ada dalam gadget tersebut sehingga remaja malas beraktifitas dan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak (otak dan psikologis anak).
  4. Insomnia : Remaja sering menggunakan waktu luangnya khusunya pada malam hari untuk sekedar chatting atau bermain game online sehingga remaja tersebut merasa asyik dengan gadgetnya dan lupa waktu sehingga mengganggu waktu tidurnya.
  5. Kecanduan gadget : Remaja pecanduan gadget seringa keasyikan dengan gadgetnya dan selalu memikirkannya selagi off‐line (internet preoccupation), selalu menambah waktu online, tidak mampu untuk mengontrol penggunaan internet.
  6. Kegemaran seksual : Remaja umumnya memiliki keingintahuan yang tinggi akan sesuatu sehingga remaja akan mencari tahu tentang perubahan apa saja yang terjadi dalam dirinya selama masa pubertas. Misalnya pada anak laki-laki akan mencari tahu tentang mimpi basah dan aktivitas seksual lainnya.
  7. Gangguan emosi : Kecanduan gadget dapat menyebabkan gangguan internet delusi dimana remaja akan berperilaku seperti gangguan delusi umumnya. Remaja akan merasa dimata – matai , berbicara sendiri berkaitan dengan internet dan pikirannya tenggelam di dunia maya.
  8. Rendahnya aktualisasi diri : remaja yang aktif menggunakan gadget lebih memilih untuk focus pada gadgetnya daripada membina hubungan maupun berinteraksi dengan sesama karena ketidakmampuannya untuk menempatkan dirinya sesuai dengan kemampuan yang ada di dalam dirinya.

 

 

kristina solo

Perawat Puskesmas Alak

puskalak.dinkes-kotakupang.web.id | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Beri Komentar

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.